Breaking News
light_mode
Trending Tags

Empat Pilar Kekuatan NU yang Harus Dikombinasikan, Apa Itu?

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
  • visibility 489
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, NU Online
Pola relasi organisasi Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa sebatas mengandalkan modernisasi struktur. Memasuki abad ke-2, NU sebagai organisasi harus mampu mengkombinasi empat pilar kekuatan yang dimilikinya, nasab, sanad, struktur, dan kultur
Empat elemen ini, merupakan penataan pola relasi yang baik organisasi NU menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis dan terbuka. Sebaliknya, justru yang terjadi hari ini adalah rasa memiliki yang semakin kuat, tanpa diiringi rasa tanggungjawab. 
“Banyak pihak lebih mudah mengatasnamakan NU sebagai jalan pintas mendapat keuntungan, tanpa memikirkan dampaknya buat organisasi, termasuk warga NU,” kata Hery Haryanto Azumi, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Wasekjen PBNU), Ahad (23/10/2016).
Ia menegaskan, hubungan nasab dan sanad, harus teraplikasi dalam bentuk tanggungjawab struktural dan kultural. Hal ini dilakukan agar setiap program kerja yang digagas bisa terukur. Terutama mengukur setiap risiko dari program kerja. 
“Implikasinya terhadap masa depan organisasi NU itu juga harus dipetakan,” tegas mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) ini. 
Kemudian dimana pentingnya Sanad? Ditanya demikian, Hery-demikian ia akrab disapa menambahkan, adalah menanamkan posisi pengetahuan sebagai pondasi dalam perjalanan peradaban manusia. Harapannya, ada gambaran tentang peta pengetahuan secara sektoran dan sebarannya. 
Berarti, lanjut dia, menjadi penting kekuatan sumber daya di tubuh organisasi NU. Sumber daya sosial menjadi basis legitimasi bagi keberadaan NU itu sendiri, baik itu kemarin, hari ini dan masa mendatang. “Ini perlu dukungan kemampuan sumber daya manusia pada struktur organisasi NU, sebagai pelaksana mandat sosial,” ujarnya lagi. 
Modernisasi struktur yang terjadi hari ini, tidak mengikutsertakan nasab dan sanad. Kondisi ini berbahaya dan justru bisa memicu konflik kekuatan struktural dengan kultural, Hery menambahkan. 
Seharusnya, struktur NU mampu mengakomodir kepentingan atau kebutuhan warga NU, dengan melakukan social service sebagai upaya membangun komunikasi timbal balik – simbiosis mutualisme antara jam’iyyah dengan jamaah.
“Semua tidak akan berjalan baik, apabila nalar kekuasaan dan mencari keuntungan lebih dominan. Sense of belonging harus seiring dengan sense of responsibility,” tegasnya. 
Untuk itu ke depan, lanjut dia, organisasi NU harus mengintegrasikan empat kekuatan tadi, nasab, sanad, struktur dan kultur, yang fungsinya saling menguatkan. “Cara yang bisa menyatukan kekuatan itu melalui permusyawaratan ulama. Permusyawaratan ulama ini menjadi pengikat,” tandasnya. (Aras/Fathoni)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP GP Ansor: Pelantikan Purworejo Momentum Peneguhan Niat dan Khidmah Konkret

    PP GP Ansor: Pelantikan Purworejo Momentum Peneguhan Niat dan Khidmah Konkret

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Ketua Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, KH M. Hanies Cholil Barro, menegaskan bahwa pelantikan merupakan peneguhan niat dan penguatan estafet khidmah. Hal itu disampaikan dalam acara pelantikan PC GP Ansor Purworejo masa khidmat 2025–2029 yang digelar di Ganeca Convention Hall, Minggu (21/12/2025). Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan penguatan barisan perjuangan dari kepengurusan […]

  • Refleksi Pergerakan GP Ansor Akhir Tahun 2019 (Bagian 1)

    Refleksi Pergerakan GP Ansor Akhir Tahun 2019 (Bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle Masagoez
    • visibility 526
    • 1Komentar

    “Pemuda dalam Sejarah Perjuangan suatu Bangsa, terlahir untuk mewarnai, menginspirasi, mengawal dan memajukanya” Negara Indonesia salah satu dari Negara yang berhasil berdiri berkah dari pergerakan kaum mudanya , meski bukan hanya karena itu saja Banyak tokoh tokoh muda pendiri bangsa ini , baik di daerah maupun di pusat ibu kota yang telah mempertaruhkan jiwa raga […]

  • MWC NU Bruno Resmikan Selapanan Gabungan NU dan Banom di Puncak Harlah 1 Abad NU

    MWC NU Bruno Resmikan Selapanan Gabungan NU dan Banom di Puncak Harlah 1 Abad NU

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MWC NU Bruno gelar slapanan gabungan NU dan banom bertepatan Harlah 1 abad NU, perkuat sinergi organisasi dan arah pergerakan ke depan.

  • Puting Beliung Melanda, NU Bergerak Membantu

    Puting Beliung Melanda, NU Bergerak Membantu

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 605
    • 0Komentar

    PURWOEEJO, ansorpurworejo.org – Hujan lebat disertai angin puting beliung melanda sekitar Purworejo kota pada Sabtu (26/2) yang mengakibatkan beberapa kerusakan. Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) MWCNU Kecamatan Purworejo bergerak cepat ke lapangan untuk melakukan koordinasi dengan Lurah Baledono Agus Pramono, TNI dan Polri. “Yang terdampak kerusakan baik rusak berat, sedang maupun […]

  • Sholawat Bersama Gandrung Nabi, MWCNU Kecamatan Purworejo Tutup Rangkaian Hari Santri

    Sholawat Bersama Gandrung Nabi, MWCNU Kecamatan Purworejo Tutup Rangkaian Hari Santri

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2023 digelar di Alun-Alun Cangkrep Lor, Halaman Kecamatan Purworejo pada 15 November 2023. Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purworejo, H Muhammad Haekal, menyatakan bahwa kegiatan ini menandai akhir rangkaian acara yang bertujuan memeriahkan HSN. “Untuk menyampaikan pesan kuat kepada masyarakat di Kecamatan Purworejo dan […]

  • ASKOT CUP 2023: Menguatkan Persatuan dan Persaudaraan melalui Futsal

    ASKOT CUP 2023: Menguatkan Persatuan dan Persaudaraan melalui Futsal

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Purworejo, 18 Juni 2023 – Turnamen Askot Cup yang dinantikan dengan antusias akhirnya sukses digelar pada hari Minggu ini, menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat. Turnamen futsal ini diselenggarakan oleh Departemen Bidang Olahraga, sebagai bagian dari Komite Eksekutif Kecamatan PAC Kota Purworejo. Turnamen ini berhasil menyatukan peserta dari hampir 80% ranting kelurahan/desa di Kecamatan Purworejo. […]

expand_less