Breaking News
light_mode
Trending Tags

Empat Pilar Kekuatan NU yang Harus Dikombinasikan, Apa Itu?

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
  • visibility 530
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, NU Online
Pola relasi organisasi Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa sebatas mengandalkan modernisasi struktur. Memasuki abad ke-2, NU sebagai organisasi harus mampu mengkombinasi empat pilar kekuatan yang dimilikinya, nasab, sanad, struktur, dan kultur
Empat elemen ini, merupakan penataan pola relasi yang baik organisasi NU menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis dan terbuka. Sebaliknya, justru yang terjadi hari ini adalah rasa memiliki yang semakin kuat, tanpa diiringi rasa tanggungjawab. 
“Banyak pihak lebih mudah mengatasnamakan NU sebagai jalan pintas mendapat keuntungan, tanpa memikirkan dampaknya buat organisasi, termasuk warga NU,” kata Hery Haryanto Azumi, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Wasekjen PBNU), Ahad (23/10/2016).
Ia menegaskan, hubungan nasab dan sanad, harus teraplikasi dalam bentuk tanggungjawab struktural dan kultural. Hal ini dilakukan agar setiap program kerja yang digagas bisa terukur. Terutama mengukur setiap risiko dari program kerja. 
“Implikasinya terhadap masa depan organisasi NU itu juga harus dipetakan,” tegas mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) ini. 
Kemudian dimana pentingnya Sanad? Ditanya demikian, Hery-demikian ia akrab disapa menambahkan, adalah menanamkan posisi pengetahuan sebagai pondasi dalam perjalanan peradaban manusia. Harapannya, ada gambaran tentang peta pengetahuan secara sektoran dan sebarannya. 
Berarti, lanjut dia, menjadi penting kekuatan sumber daya di tubuh organisasi NU. Sumber daya sosial menjadi basis legitimasi bagi keberadaan NU itu sendiri, baik itu kemarin, hari ini dan masa mendatang. “Ini perlu dukungan kemampuan sumber daya manusia pada struktur organisasi NU, sebagai pelaksana mandat sosial,” ujarnya lagi. 
Modernisasi struktur yang terjadi hari ini, tidak mengikutsertakan nasab dan sanad. Kondisi ini berbahaya dan justru bisa memicu konflik kekuatan struktural dengan kultural, Hery menambahkan. 
Seharusnya, struktur NU mampu mengakomodir kepentingan atau kebutuhan warga NU, dengan melakukan social service sebagai upaya membangun komunikasi timbal balik – simbiosis mutualisme antara jam’iyyah dengan jamaah.
“Semua tidak akan berjalan baik, apabila nalar kekuasaan dan mencari keuntungan lebih dominan. Sense of belonging harus seiring dengan sense of responsibility,” tegasnya. 
Untuk itu ke depan, lanjut dia, organisasi NU harus mengintegrasikan empat kekuatan tadi, nasab, sanad, struktur dan kultur, yang fungsinya saling menguatkan. “Cara yang bisa menyatukan kekuatan itu melalui permusyawaratan ulama. Permusyawaratan ulama ini menjadi pengikat,” tandasnya. (Aras/Fathoni)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Pesan Sahabat Haikal Untuk Ansor Banser

    3 Pesan Sahabat Haikal Untuk Ansor Banser

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 605
    • 0Komentar

    PAC Ansor Bener baru saja menyelenggarakan Konsolidasi Akbar dan Apel Siaga Bencana di Cacabankidul, Bener, Minggu,29/12/2019. Acara ini menghadirkan pemateri ke siap siagaan bencana dari BPBD Kabupaten Purworejo dan motivasi organisasi oleh Ketua PC Ansor Kabupaten Purworejo 2016 – 2019, Sahabat Haikal S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut Sahabat Haikal setidaknya menyampaikan 3 poin dasar yang harus […]

  • 300 Kader GP Ansor dan Banser Purworejo Ikuti Harlah ke-91 GP Ansor di Banyumas

    300 Kader GP Ansor dan Banser Purworejo Ikuti Harlah ke-91 GP Ansor di Banyumas

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 119
    • 3Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org – Sebanyak 300 personel Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Purworejo diberangkatkan menuju Gelora Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis pagi (24/04/2025), untuk menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-91 GP Ansor tingkat nasional. Pelepasan peserta dilakukan di Alun-alun Kabupaten Purworejo dan dihadiri oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Kapolres […]

  • Banser Ambil Tindakan Tanggap Bencana Tanah Longsor

    Banser Ambil Tindakan Tanggap Bencana Tanah Longsor

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Banser tanggap Bencana (BAGANA) Satkoryon Banser Kemiri bersama Ansor Peduli Ambil tindakan membantu warga masyarakat membersihkan material longsor yang terjadi pada Kamis sore menimpa rumah Bapak Susanto Kepala Desa Wanurojo, Kec. Kemiri, Purworejo, Jum’at pagi (6/11). Hujan deras pada Kamis sore yang mengguyur daerah kemiri bagian utara mengakibatkan tanah longsor di sebelah barat Rumah kepala […]

  • Halaqoh Muballigh Aswaja NU

    Halaqoh Muballigh Aswaja NU

    • calendar_month Senin, 5 Nov 2018
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Hadir dalam Halaqoh Muballigh Aswaja NU mewakili PC GP Ansor PurworejoNara Sumber :KH Hamid AKKH Hudallah Ridwan Sebagian Pointernya :1. Tetap Rapatkan Barisan dan Rapikan Pergerakan2. NU dan Banomnya Wajib Terus Bergerak dan Berkhidmah unt Ummat3. Benang Merah Sejarah Islam dan Bangsa di Nusantara dan di Dunia menjadi salah satu Acuan Mengapa dan Bagaimana kita […]

  • Harlah ke-92 Ansor di Purworejo, Ini Pesan Gus Ahil dan Wakil Bupati Purworejo

    Harlah ke-92 Ansor di Purworejo, Ini Pesan Gus Ahil dan Wakil Bupati Purworejo

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 1Komentar

    PURWOREJO, – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di Kabupaten Purworejo menjadi momentum penting bagi kader Gerakan Pemuda Ansor untuk memperkuat soliditas, konsolidasi, serta arah gerakan ke depan. Ketua PC GP Ansor Purworejo, Tashilul Manasik, menegaskan bahwa kegiatan yang dirangkai dengan halal bihalal dan musyawarah kerja cabang tersebut bukan sekadar seremoni […]

  • Kontingen Banser Purworejo siap berangkat mengikuti Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI di MAKODAM IV Diponegoro

    Kontingen Banser Purworejo siap berangkat mengikuti Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI di MAKODAM IV Diponegoro

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 2Komentar

    Kontingen Banser Purworejo siap berangkat mengikuti Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI di MAKODAM IV Diponegoro selama 3 hari 28-30 April 2016, kita berharap moment ini menjadi pupuk bagi generasi muda Purworejo yang tangguh dan menjadi ajang konsolidasi gerakan membentengi NKRI. Dalam kemah nanti, akan banyak kegiatan yg diikuti, diantaranya “seminar Penanggulangan Teroris, oleh […]

expand_less