Breaking News
light_mode
Trending Tags

Harlah ke-75 Fatayat NU Purworejo: Momentum Kaderisasi dan Kebangkitan Perempuan Nahdliyin

  • account_circle Achmad Luthfi Khakim
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO – Harlah ke-75 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo bukan sekadar peringatan seremonial. Di balik gegap gempita acara yang digelar di GOR Sarwo Edhie Wibowo, Kamis (1/5/2025), terselip pesan penting: penguatan kader perempuan muda NU dan konsolidasi organisasi sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa dan daerah.

Diikuti ribuan kader dari 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 340 ranting, peringatan Harlah Fatayat NU kali ini mengusung semangat perubahan. Tema “Organisasi Digdaya, Perempuan Berdaya dan Berkarya” mencerminkan dorongan kuat untuk menjadikan Fatayat sebagai ruang tumbuhnya perempuan-perempuan tangguh, yang tidak hanya aktif secara keorganisasian, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Purworejo, Yusriana Azizah, menegaskan bahwa Harlah ini menjadi titik tolak pembenahan manajemen internal, terutama dalam hal penguatan sistem kaderisasi dan konsolidasi organisasi. Fatayat NU, menurutnya, harus menjadi organisasi yang tidak hanya kuat di akar rumput, tetapi juga mampu bersinergi dengan banyak pihak untuk memperluas jangkauan kiprah sosial dan keagamaannya.

“Kami ingin mencetak kader yang militan, profesional, dan siap menghadapi dinamika zaman. Fatayat harus mampu membuktikan bahwa perempuan muda NU punya kapasitas untuk memimpin dan berkarya nyata dalam kehidupan sosial, keagamaan, hingga kebangsaan,” tegas Yusriana.

Harlah ke-75 ini pun menjadi wadah sinergi dan pemberdayaan. Tak sekadar pengajian akbar dan tahlil, kegiatan juga mencakup bazar UMKM kader Fatayat, pengobatan gratis hasil kerja sama dengan LAZIZNU, serta santunan yatim bersama BAZNAS Purworejo—menandai komitmen Fatayat terhadap aksi sosial dan kemandirian ekonomi kader.

Tak kalah penting, berbagai penampilan seni budaya seperti tari Saman, hadroh, dan paduan suara yang ditampilkan para kader perempuan muda, menjadi simbol bahwa Fatayat NU juga menjadi penjaga budaya dan identitas keislaman dalam bingkai kebangsaan.

Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, dalam sambutannya menyebut Fatayat NU sebagai garda terdepan dalam membangun generasi emas Indonesia. Ia menekankan peran ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, dan mengajak Fatayat NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Tantangan kita hari ini bukan hanya soal ekonomi dan teknologi, tapi juga bagaimana mendidik anak-anak kita dengan akhlakul karimah. Maka, peran ibu, peran perempuan sangat vital. Dan di sinilah Fatayat mengambil posisi penting,” ujarnya.

Harlah Fatayat NU ke-75 ini menjadi pengingat bahwa organisasi perempuan muda NU bukan sekadar pelengkap. Ia adalah poros perubahan, ruang kaderisasi, dan medan pengabdian yang strategis dalam membentuk generasi bangsa yang religius, berdaya, dan berakhlak mulia.

  • Penulis: Achmad Luthfi Khakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor Banser Purworejo Buka Posko Mudik Lebaran di Lima Zona

    Ansor Banser Purworejo Buka Posko Mudik Lebaran di Lima Zona

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Jelang libur panjang lebaran idul fitri 1443 Hijriyah, Ansor-Banser Kabupaten Purworejo membuka posko mudik di lima zona Kecamatan di Kabupaten Purworejo. Upacara pembukaan dibuka langsung oleh Ketua PC GP Ansor Purworejo, Kyai Habib Anwar Dahlan dan Kasatkorcab Banser Purworejo, Hari Raharjo. Senin (25/4) malam. Ketua PC GP Ansor Purworejo Kyai Habib Anwar […]

  • Si-GAP | Sistem Informasi Anggota Gerakan Pemuda Ansor

    Si-GAP | Sistem Informasi Anggota Gerakan Pemuda Ansor

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Si-GAP | Sistem Informasi Anggota Gerakan Pemuda Ansor merupakan aplikasi yang menyajikan informasi tentang Data Anggota dilingkungan internal Gerakan Pemuda Ansor.Aplikasi disajikan dalam bentuk Web Based yang interaktif yang berisi sistem data dan informasi Anggota, sehingga mempermudah input dan anlisa data untuk kepentingan Gerakan Pemuda Ansor disemua tingkatan.Selain itu aplikasi ini digunakan sebagi tool pencetakan […]

  • Ketua Ansor Purworejo Jelaskan Tiga Komitmen Ansor

    Ketua Ansor Purworejo Jelaskan Tiga Komitmen Ansor

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2018
    • account_circle admin
    • visibility 766
    • 0Komentar

    Purworejo, NU Online Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo Jawa Tengah H Muhammad Haekal menjelaskan tiga komitmen yang mesti dipegang oleh seluruh kader Ansor. Ketiga komitmen itu adalah komitmen keagamaan,  komitmen keumatan dan komitmen kebangsaan. Hal tersebut disampaikan Haekal pada Acara Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bagelen di […]

  • 7 Tingkatan Nafsu, Berada di tingkat manakah nafsu kita

    7 Tingkatan Nafsu, Berada di tingkat manakah nafsu kita

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Dari 7 Tingkatan nafsu. Berada di tingkat manakah nafsu kita : 1. Nafsu Amarah Asalkan dirinya senang maka ia melakukan dosa 2. Nafsu Lawwamah Masih terjerumus dengan dosa. Meski sudah tau baik dan buruk. Lalu menyesal 3. Nafsu Mulhamah Suka berbuat baik tapi masih rindu dengan dosa 4. Nafsu Muthmainnah Stabil, tenang dan mantap pada […]

  • Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid

    Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid atau terkenal sebagai Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau “Sang Penakluk”, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara dari keluarga yang sangat terhormat […]

  • Menjaga Nilai Aswaja, MDSRA PAC Kota Purworejo Adakan Ziarah Auliya di Purworejo

    Menjaga Nilai Aswaja, MDSRA PAC Kota Purworejo Adakan Ziarah Auliya di Purworejo

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

    Purworejo (ansorpurworejo.org) – Guna menjaga tradisi yang telah lama mengakar erat dalam masyarakat muslim di Indonesia, khususnya di lingkungan kaum Nahdhatul Ulama. Pada Sabtu, 27/03/2021,Pengurus Majelis Dzikir dan Solawat Rijalalul Ansor (MDS RA) Kecamatan Purworejo melaksanakan ziarah Auliya dan Ulama di Kecamatan Purworejo. Diantara makan yang diziarahi yakni, Makam Habib Dahlan Kauman, KHR Sulaiman Zuhdi […]

expand_less