Breaking News
light_mode
Trending Tags

3 Tantangan Ansor Kedepan, Apa Saja?

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
  • visibility 1.045
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai salah satu kekuatan besar dalam menjaga dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) maka Ansor harus selalu siap menghadapi tantangan disintegrasi, intoleransi dan radikalisme. Dalam hal ini kontribusi Pemuda Ansor diakui oleh segenap pihak. Ini merupakan kabar baik sekaligus tantangan untuk kita. Kontribusi tersebut harus dipertahankan sebagai upaya memperkuat keutuhan bangsa. Hal ini dikatakan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Mujiburrohman saat Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Ahad (15/12) di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Slawi, Kabupaten Tegal.

“Sebagai organisasi kepemudaan yang besar di Indonesia, peran Ansor sudah diakui cukup besar dalam menjaga dan mengawal keutuhan NKRI. Untuk itu kepada segenap kader harus mampu menjawab dan mengawal kepercayaan ini dengan semangat dan tanggungjawab dengan melawan setiap ancaman-ancaman disintegrasi dengan munculnya paham yang memecah belah, intoleran dan radikalisme,” ujar Gus Muhib sebagaimana dikutip NU Online.

Menurut Ketua GP Ansor Korwil Jateng DIY itu, tantangan Gerakan Pemuda Ansor ke depan lebih berat. Bahkan bukan hanya soal intoleransi dan radikalisme, melainkan setidaknya ada tiga tantangan berat GP Ansor kedepan.

Pertama, Munculnya generasi baru. Gus Mujib mengingatkan bahwa generasi yang muncul berbeda dengan generasi kita. “Generasi milineal, generasi Z. Generasi yang kebiasaannya berbeda,” ungkapnya.

Kedua, digitalisasi di semua aspek kehidupan. Semua hal hari ini dikendalikan dengan digital. Ansor harus siap menghadapi era digital yang semakin maju, untuk itu kader Ansor harus mampu menyesuaikan diri dan mampu memanfaatkan dunia digital sebagai bagian dari wahana dan sarana perjuangan.

“Kader Ansor harus mampu menyesuaikan diri dan menjadi bagian dari kemajuan teknologi itu sendiri dengan pemanfaatan produk digital sebagai bagian dari perjuangan Ansor,” katanya.

Dan yang Ketiga, lanjut Gus Mujib, Trend intoleransi dan radikalisasi. “Ini menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, Ansor dan seluruh komponen bangsa,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah H Sholahudin Aly menambahkan, GP Ansor harus sigap dalam menanggapi dan menyikapi isu strategis yang kini tengah berkembang di Indonesia. Menurutnya, sebagai kader Ansor yang berkomitmen terhadap keutuhan NKRI harus berani melawan kelompok-kelompok yang mengancam keutuhan NKRI. Untuk itu Ansor harus senantiasa bergerak dan bersinergi dengan seluruh stakeholder dan pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat untuk membangun toleransi di tengah masyarakat yang plural. Hal ini sesuai dengan hakikat Ansor sebagai organisasi gerakan dan punya mobilitas yang tinggi tidak terkecuali dalam mengawal keutuhan NKRI.

“Sebagai gerakan, Ansor harus senantiasa bergerak untuk terus menjadi bagian dari pilar pembangunan dan penjaga keutuhan NKRI. Untuk itu Ansor harus senantiasa aktif dalam menanggapi isu-isu strategis yang ada dan berkembang,” ujar Gus Solah menambahi.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEMBUL BUJONO SEGO MEGONO

    KEMBUL BUJONO SEGO MEGONO

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Rasa syukur tiada kira terpanjat kehadirat Allah yang maha Esa, atas segala karunia utamanya dalam ngalap berkah berorganisasi GP Ansor namanya. Pada tradisi jawa, rasa syukur seringkali diekspresikan dengan duduk lesehan dengan menikmati hidangan sebagai simbol kebersamaan secara manusiawi, dan kesetaraan dalam pandangan ilahi, kembul bujono namanya. Sego Megono juga menjadi simbol tirakat yang diambil […]

  • H+7 Bencana Purworejo Salurkan Bantuan

    H+7 Bencana Purworejo Salurkan Bantuan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Masih Tetep On hingga H+7 Bencana Purworejo, Shift dan Rolling petugas piket mulai kita terapkan, penerimaan, pendistribusian, pengamanan posko sampai pendataan seluruh korban-korban yang tercecer masih terus kita upayakan, sahabat-sahabatku, semoga lelah kita jadi Amal sholih, sembari menyeselesaikan tugas-tugas Relawan Bencana, Ayo. Sambil ber”mimpi” utk me”ramu” pendirian Posko Mudik dan Balik Lebaran tahun ini,, mungkinkaah??? […]

  • PAC GP Ansor Pituruh Adakan Pelatihan Jurnalistik Sebagai Garda Publikasi

    PAC GP Ansor Pituruh Adakan Pelatihan Jurnalistik Sebagai Garda Publikasi

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PITURUH, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pituruh mengadakan pelatihan jurnalistik kepada puluhan kader sahabat-sahabat Ansor, Rekan IPNU, dan Reknita IPPNU. Pelatihan Jurnalistik ini yang diadakan di Bumdes Megulung Kidul Agro Resto & Cafe pada Sabtu, 19 September 2022 kemarin. Malik Khairul Anam selaku Ketua PAC GP Ansor Pituruh memaparkan “Pelatihan ini sangat […]

  • Dakwah Melalui Media Sosial

    Dakwah Melalui Media Sosial

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Irfan Ramadhan
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Media sosial, seperti Instagram, menjadi platform yang menjangkau jutaan orang di seluruh dunia. Kita dapat memanfaatkannya dengan bijak untuk menyampaikan pesan-pesan Islami yang bermanfaat. Melalui postingan, story, atau IGTV, kita dapat menjangkau teman-teman dari berbagai latar belakang, baik Muslim maupun non-Muslim. Dakwah melalui media sosial bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, kita bisa membagikan kutipan […]

  • Sejarah di Balik Lahirnya Lagu ‘Kebangsaan’ Yaa Lal Wathan

    Sejarah di Balik Lahirnya Lagu ‘Kebangsaan’ Yaa Lal Wathan

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 2Komentar

    Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengusulkan lagu gubahan Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Chasbullah yang popluer berjudul Yaa Lal Wathan dijadikan sebagai lagu perjuangan nasional karena terbukti menyemayamkan cinta tanah air dan nasionalisme kuat di dada para pejuang terutama anak-anak muda saat itu. Peresmian lagu tersebut rencananya akan dilaksanakan pada momen Hari Pahlawan Nasional […]

  • Banser Bener Gotong Royong Persiapkan Pembangunan Gedung MWC NU Bener

    Banser Bener Gotong Royong Persiapkan Pembangunan Gedung MWC NU Bener

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Akhmad Nasukhan
    • visibility 1.362
    • 0Komentar

    Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) melakukan aksi gotong royong untuk persiapan pembangunan kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Bener Senin (senin/1/3). Kegiatan gotong royong di Desa Kaliboto Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Bener Fuad Rofiq. Setiap harinya ada 15 personil Satkoryon Banser Bener yang […]

expand_less