Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ikrar Kesetiaan NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 24 Jul 2016
  • visibility 501
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bayan, ansorpurworejo.org
Melihat perkembangan jaman semakin “konyol”, kita sama-sama melihat, mendengar dari pemberitaan-pemberitaan yang juga membuat “miris” para orang tua, ada orang-orang yang menyakiti diri saja itu dianggap Jihad, menganggap orang yg berbeda pendapat/pemahamannya dianggap Kafir, sehingga “halal” disakiti bahkan dibunuh. Bahkan bisa dirasakan betapa resahnya kita akan generasi-generasi muda yang semakin “ngawur” cara berpikir dan bertindaknya, coba kita lihat, kita ingat-ingat, para pelaku bom bunuh diri, pelaku terorisme berkedok agama itu rata-rata masih usia-usia produktif. Usia-usia muda dimana seharusnya mereka sedang semangat-semangatnya membangun masa depan, menata diri dan menyiapkan diri menghadapi tantangan zaman demi “sukses” kehidupannya, namun apa yang terjadi??? Mereka justeru mempelajari hal-hal yg menurut kami itu konyol, “doktrin” apa sebenarnya yg merasuk kejiwa mereka sehingga meng”halal”kan untuk menyiksa diri dan orang lain, sungguh ini bukan PR ringan yang hanya di “beban tanggung jawabkan” pada pemerintah saja, TNI atau POLRI saja, atau Pesantren saja, tapi ini “gawe” kita bersama untuk menanggulangi, membentengi, dan memberikan penyadaran-penyadaran serta pemahaman yg benar tentang Agama agar tak lagi menambah “Korban”, maka dari itu, Kami Ansor Banser Purworejo melakukan Aksi peduli untuk kemaslahatan ummat. Kami Deklarasikan “Ikrar kesetiaan NKRI” dan menyatakan sikap dihadapan Masyarakat, TOKMAS, TOGA, dan ratusan KADER ANSOR BANSER, acara yang di hadiri Bupati, Wakapolres, ketua tanfidziyah NU, camat Bayan, perwakilan dari KODIM dan juga dihadiri jajaran Pengurus syuriyyah PCNU juga pengasuh Ponpes As Syidiqiyyah Pekutan Bayan 24 Juli 2016 Pukul 14.00-Selesai di Ponpes As Syidiqiyyah Pekutan Bayan. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi-generasi muda kita agar bisa lebih “cerdas” memilah dan memilih teman ber”guru” agama, supaya kita semua lebih santun dalam “beragama” (Daryanto)

 

 

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duo Pangen, PRNU yang mengikuti Lomba Fragmen MWCNU Purworejo di hari 3

    Duo Pangen, PRNU yang mengikuti Lomba Fragmen MWCNU Purworejo di hari 3

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Seperti Ranting NU yang lainnya, PRNU Pangenrejo dan Pangen Jurutengah mengikuti lomba fragmen dalam rangka 1 abad NU yang diselenggarakan oleh MWCNU Purworejo pada senin (30/1/23) malam. Diawali oleh PRNU Pangenrejo yang menampilkan Podcast dengan judul “NU dari Masa ke Masa” di Rumah Joglo Kang Aji Pangenrejo yang diperankan oleh KH. Yazid Al Anshori sebagai […]

  • Pelantikan Pengurus PMII Komisariat Imam Puro Masa Khidmah 2025/2026 Dirangkai Talkshow Aswaja

    Pelantikan Pengurus PMII Komisariat Imam Puro Masa Khidmah 2025/2026 Dirangkai Talkshow Aswaja

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Akhmad Najeh
    • visibility 103
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Imam Puro STAINU Purworejo menggelar Pelantikan Pengurus Masa Khidmah 2025/2026 yang dirangkai dengan Talkshow Aswaja, bertempat di Auditorium STAINU Purworejo, pada Sabtu (10/1/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisariat PMII Imam Puro dan berlangsung dengan khidmat serta penuh semangat kaderisasi. Hadir dalam kegiatan tersebut Churdaini, M.Pd., Sekretaris PCNU […]

  • Lika-liku Berdirinya Muslimat NU

    Lika-liku Berdirinya Muslimat NU

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 1Komentar

    Ide kuat untuk mendirikan wadah khusus bagi perkumpulan perempuan Nahdlatul Ulama sebetulnya muncul sejak tahun 1938. Meskipun, peringatan hari lahir Muslimat Nahdlatul Ulama, yang menjadi produk final dari gagasan tersebut, dihitung sejak tahun 1946. Para perempuan NU melihat adanya kebutuhan untuk mendirikan organisasi tersendiri. Mereka yang sudah berperan di banyak sektor merasa belum terkonsolidasi dengan […]

  • Perkuat Kolaborasi, PC GP Ansor Purworejo Audiensi dengan Bupati

    Perkuat Kolaborasi, PC GP Ansor Purworejo Audiensi dengan Bupati

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Purworejo, — Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo memperkuat komitmen kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui audiensi bersama Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti, SE, di rumah dinas bupati, Jumat (28/11/2025). Audiensi dipimpin langsung Ketua PC GP Ansor Purworejo, H Muhammad Tashilul Manasik, S.Pd., M.Si, bersama jajaran pengurus harian. Dalam kesempatan itu, Ansor […]

  • Setelah Dilantik, MWC NU Kecamatan Bayan Lakukan Musyawarah Kerja

    Setelah Dilantik, MWC NU Kecamatan Bayan Lakukan Musyawarah Kerja

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    BAYAN, ansorpurworejo.org – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bayan mengadakan pelantikan pengurus harian dan lembaga NU, di Pon Pes Al Hamidiyyah, Sucenjurutengah, Bayan, Purworejo, Ahad (3/10). Pembacaan Surat Keputusan (SK) dalam pelantikan pengurus MWC NU Kecamatan masa khidmah 2021-2026 dibacakan oleh Sekretaris PCNU Purworejo, Firman Yasin A.W S.Ag sedangkan pelantikannya oleh […]

  • Mengenal Nabi dengan Maulid

    Mengenal Nabi dengan Maulid

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 660
    • 1Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.orgPeringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid Nurul Huda Buntit Gintungan Gebang Purworejo Selasa (13/12/2016). KH. Nu’man Berkata, “Mengapa dalam menyebut Nabi Muhammad dengan istilah Sayidina? Ya untuk mengagungkan nama Nabi Muhammad dengan akhlak yang baik”. “Dalam menyebut sayidina kepada Nabi Muhammad SAW bukan berarti menyetarakan kedudukan nabi dengan Allah tetapi semata mata menghormatinya”. […]

expand_less