Breaking News
light_mode
Trending Tags

Medsos Harus Menjadi Perekat Keutuhan Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 27 Sep 2017
  • visibility 433
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Sebagai sebuah negara bangsa, hari ini kita menghadapi tiga problem kebangsaan, demikian disampaikan Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas saat diskusi Mengaji dan Mengkaji Islam, Medsos, dan Generasi Milenial di Gedung GP Ansor, Jakarta Pusat, Senin (25/9).

Diskusi tersebut menghadirkan pembicara Rais Syuriyah PCINU Australia Nadirsyah Hosen, pengurus PP GP Ansor Nuruzzaman, dan Haidar Bagir. Sementara moderatornya Tsamara Amany.
Pria yang akrab dipanggil Gus Yaqut itu menjelaskan, “problem pertama adalah kelompok yang mempertanyakan kembali konsensus dasar negara, padahal para founding father kita telah menetapkan konsensus dasar tersebut sebagai landasan NKRI,” urainya.

Gus Yaqut melanjutkan, kelompok tersebut juga merasa paling Islam, dan menganggap masyarakat Indonesia harus menjadi warga yang seragam seperti pemikiran mereka.
Kelompok kedua, sambung Gus Yaqut, adalah menganggap kelompok lain yang tidak seperti mereka, bukan sebagai Islam. “Saya pun mereka anggap tidak Muslim, karena mereka anggap saya berbeda,” kata Gus Yaqut.

Kehadiran kedua kelompok tersebut, diperparah oleh adanya kelompok ketiga, yaitu yang memilih diam saja padahal menyadari adanya kedua kelompok lainnya.
Ia mengimbau masyarakat agar berani menyuarakan penolakan terhadap ketiga kelompok itu. “Harus berani bersuara untuk selamatkan Indonesia. Teknologi dan perkembangan media social harus bermanfaat bagi keutuhan bangsa dan negara,” tegasnya.

Sementara itu, dalam pengantarnya Rais Syuriyah PCINU Australia dan Selandia Baru Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) menyatakan, pesatnya perkembangan teknologi informasi tidak mengubah pola pikir orang fundamentalis menjadi modern. “Era teknologi ini, tidak mengubah orang fundamentalis jadi modern. Orang-orang yang memiliki smartphone tidak lantas menjadi smart, jadi pintar,” kata Gus Nadir disambut riuh tawa hadirin.

Gus Nadir menjelaskan bahwa hal tersebut dibuktikan dengan menyeruaknya hoax dan hate speech. Banyak orang tidak pintar dan tidak memerhatikan etika bermedsos. “Ketika seorang pemuda menghina Gus Mus atau ketika Profesor M Quraish Shihab disuruh membaca syahadat oleh seorang netizen, mereka-mereka itu tidak menggunakan etika dalam bermedia. Mereka tidak paham siapa yang mereka hina,” tutur Gus Nadir.

Generasi milenial memang lebih banyak berkomunikasi lewat layar ketimbang tatap muka langsung. “Mungkin mereka pikir, yang dihadapi bukan siapa-siapa melainkan hanyalah sebuah layar,” kata dosen hukum di Monash Law School Australia itu. (ansornews.com)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Kedungloteng Jadi Pilot Project Desa Sejahtera NU di Purworejo

    Desa Kedungloteng Jadi Pilot Project Desa Sejahtera NU di Purworejo

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 4Komentar

    Lazisnu Purworejo luncurkan Desa Sejahtera NU di Kedungloteng, Bener, sebagai pilot project dengan 5 pilar program: pendidikan, ekonomi, kesehatan, dakwah, dan lingkungan.

  • KH Chudlori, Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    KH Chudlori, Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 656
    • 2Komentar

    KH Chudlori lahir di Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah dari pasangan Muhammad Ikhsan dan Mujirah. Ia anak kedua dari sepuluh bersaudara. Muhammad Ikhsan adalah penghulu Tegalrejo pada masa penjajahan Belanda. Ayah Muhammad Ikhsan bernama Abdul Halim, juga penghulu zaman Belandayang sangat dihormati. Abdul Halim menangani urusan agama di Magelang meliputi kecamatan Candimulyo, Martoyudan, Mungkid, dan Tegalrejo. […]

  • Sekolah Aswaja 2026 Resmi Dibuka, PMII Imam Puro Cetak Trainer Ideologi di Era Digital

    Sekolah Aswaja 2026 Resmi Dibuka, PMII Imam Puro Cetak Trainer Ideologi di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 6Komentar

    Sekolah Aswaja 2026 resmi dibuka oleh PMII Imam Puro dan STAINU Purworejo, fokus cetak trainer ideologi Aswaja di era digital.

  • Ramai, Hukum Permainan Capit Boneka, Berikut Keputusan LBM PCNU Purworejo

    Ramai, Hukum Permainan Capit Boneka, Berikut Keputusan LBM PCNU Purworejo

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Seiring dengan perkembangan zaman dan kecangihan teknologi, berkembang pula jenis dan macam permainan. Permainan yang dulu hanya ada di kota dan pusat-pusat perbelanjaan besar, kini merambah dan menjamur di desa-desa daerah Purworejo khususnya. Permainan capit boneka mereka menyebutnya. Permainan ini sangat di minati anak-anak, ya, karna memang merekalah pangsa pasarnya. Dengan modal […]

  • Ketua Pimpinan Ranting GP Ansor Muhammad Noor Fuad Terpilih Sebagai Kepala Desa Mudalrejo Periode 2023-2029

    Ketua Pimpinan Ranting GP Ansor Muhammad Noor Fuad Terpilih Sebagai Kepala Desa Mudalrejo Periode 2023-2029

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 94
    • 0Komentar

    LOANO, ansorpurworejo.org- Muhammad Noor Fuad, Ketua Pengurus Ranting Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Desa Mudalrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, berhasil terpilih sebagai Kepala Desa Mudalrejo untuk periode 2023-2029 dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar di balai desa Mudalrejo pada Rabu, (6/11/2023). Dalam pemungutan suara yang berlangsung dengan lancar, Muhammad Noor Fuad mampu mengumpulkan dukungan […]

  • Pengurus PC Muslimat NU Purworejo Periode 2021-2026 Dilantik

    Pengurus PC Muslimat NU Purworejo Periode 2021-2026 Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 477
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo, menggelar pengajian akbar dengan mengundang Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, sebagai penceramah atau pengisi pengajian di Gedung Olah Raga (GOR) Sarwo Edhie Wibowo Purworejo, Rabu (01/06/2022). Pengajian akbar itu digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Muslimat NU ke-76 dan pelantikan […]

expand_less