Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasepuhan PRNU Mranti Memfragmenkan Pancasila dari Masa ke Masa

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
  • visibility 249
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Lomba Dekorasi Visual dan Fragmen dalam rangka menyambut Satu Abad NU yang diselenggarakan oleh MWCNU Purworejo berjalan sejak 28 Januari 2023 sampai hari ini, Senin 6 Februari 2023 bertepatan di TPQ Baitul Abidin Pengurus Ranting NU Mranti Purworejo.

Rangkaian acara dibuka dengan hangat oleh Pak H. Riyanto selaku Master of Ceremony sekaligus narator yang menyampaikan kepada segenap hadirin yakni tema fragmen, ucapan selamat datang, dan terima kasih.

Layaknya Ranting NU sebelumnya, PRNU Mranti di tempat ini dengan apik mampu menyuguhkan fragmen bertemakan “Pancasila dari Masa ke Masa”. Sepuluh kasepuhan PRNU Mranti berkesempatan tampil menjadi pemeran dalam fragmen tersebut. Diantaranya Gus Ni’am sebagai Hadhratussyekh KH Hasyim Asy’ari, dan Tim 9 digawangi Suwarno, H. Sugeng, Sholeh, Tribowo, Kasidi, Trasmaka, Fahroni, Suharto, dan Agus Hidayat.

Lantai atas TPQ Baitul Abidin malam ini digubah menjadi lebih asyik dengan background pancaran sinar LCD dan, lebih khusyuk untuk menikmati suguhan demi suguhan dialog tentang “Pancasila dari Masa ke Masa” karya PRNU Mranti. Tambah lagi, tampak pancaran wajah bahagia dan totalitas saat memerankan fragmen ini dihadapan hadirin. Semua ini adalah bukti nyata ekspresi cinta dari PRNU Mranti kepada NU yang berhasil mengawal Pancasila sebagai falsafah negara Indonesia.

Pancasila diawal kemerdekaan dimulai dari misi yang dibawa oleh Tim 9 ketika sowan ke Imam Besar KH. Hasyim Asy’ari yakni agar nantinya Pancasila menjadi pondasi kuat yang mampu mengakomodasi kemerdekaan seluruh anak bangsa, bukan hanya Islam yang merupakan umat mayoritas. Hal ini diperagakan melalui dialog yang disampaikan Gus Ni’am sebagai KH. Hasyim Asy’ari, “Pancasila wes bener miturut syariat, Ketuhanan Yang Maha Esa sejatine tauhide Islam, sampekno salamku nyang Pak Sukarno”. Sehingga tidak ada alasan bagi umat Islam untuk menolak konsep tersebut dalam Pancasila.

Dalam fragmen tersebut diceritakan pula pada rentang tahun 1957-1959, PKI melakukan penetrasi melalui faksi Pancasila dimana sedang membahas rancangan dasar negara. Namun, dasar negara yang PKI maksud hanya materialisme historis yang ateis. Ketuhanan Yang Maha Esa yang termaktub dalam sila pertama dalam Pancasila ingin diubah menjadi “Kemerdekaan Beragama” oleh PKI. Penetrasi berikutnya yakni PKI melakukan pemberontakan fisik yang menelan banyak nyawa, termasuk dari kalangan NU yang sejak awal berjuang melawan ideologi komunis tersebut.

Pancasila di era 1980-an (sebelum NU kembali ke Khittah pada 1984), NU melakukan aksi walk-out dalam parlemen saat membahas P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) pada 1978. P4 dalam penerjemahan Orde Baru ditolak oleh NU. NU dengan pandangan jernih dan sikap yang wajar (sebagaimana istilah KH Ahmad Shiddiq yang diperankan oleh Trasmaka) kemudian mendeklarasikan asas tunggal Pancasila pada Forum Munas Alim-Ulama NU 1983 di Situbondo. Dinyatakan bahwa asas tunggal Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa menghadap-hadapkan Pancasila sebagai dasar negara dan Islam sebagai agama.

Seusai tampilan fragmen, H. Sugeng menyampaikan sambutan diawali dengan salam, isti’adah, basmalah, hamdalah, mengucapkan ahlan wa sahlan bichudhurikum, dan menghaturkan permohonan maaf dalam menerima serta terima kasih kepada Tim MWCNU, Tim Juri, Muslimat, Fatayat yang telah mendukung baik moral maupun materi, dilanjut pula mendokan semoga diberi balasan ganjaran yang berlebih dari Allah Swt.

Sementara K. Nurcholis memberi sambutan dan arahan mewakili pengurus MWCNU yang hadir. Salam, muqoddimah, ucapan terima kasih atas persembahan yang memukau yaitu perjalanan Pancasila dari Masa ke Masa. “Semoga dapat menggugah dan menambah semangat kita, semoga peringatan 1 Abad NU malam ini, kita semuanya yang hadir kareken santrinya Simbah Hadhratussyekh Hasyim Asy’ari, serta maturnuwun lan pangapunten anggenipun sowan kathah kekhilafan dari segi mana saja”, pungkas K. Nurcholis.

Dalam lomba malam ini, K. Nurcholis tak lupa memperkenalkan rombongan MWCNU Purworejo dan tim juri yang hadir. Tim MWCNU Purworejo diantaranya Habib KHR. Muhammad Al Athas, K. Abdullah Bakri, K. Saefurrohman, K. Nurcholis, K. Pardiono, K. Ihsan Sobirin, Agus Pracaya, dan Mukh. Alfan Khakim. Disampaikan pula para juri profesional dari Dewan Kesenian Purworejo (DKP) yakni Bramantio (Wakil Ketua DKP/ Pelukis), Achmad Fajar Kholik (Sekretaris DKP/ Pemain Teater) dan Mahestya Andi Sanjaya (Anggota DKP/ Penggiat Pantomim).

(Alfan Hakim)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan Muharram Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Kerep Santuni Anak Yatim dan Piatu

    Meriahkan Muharram Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Kerep Santuni Anak Yatim dan Piatu

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Dalam memeriahkan Bulan Muharram 1443 Hijriyah Pengurus Ranting Nahdlatul ulama Desa Kerep Selenggarakan Santunan Anak Yatim Piatu. Pelaksanaan tersebut untuk memberikan rasa bahagia kepada anak anak yatim piatu, dalam hal tersebut juga sekaligus mengamalkan ajaran agama, memperingati tahun baru Hijriyah dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 76. Kegiatan ini dilaksanakan […]

  • Ansor Bener Kumpulkan Ranting Untuk Gass E-KTA

    Ansor Bener Kumpulkan Ranting Untuk Gass E-KTA

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Bener
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Bener, 26 Juni 2023 – Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Bener mengadakan Rapat Koordinasi dengan Ranting Ansor se-Kecamatan Bener pada tanggal 26 Juni 2023. Acara tersebut berlangsung di rumah sekretaris Ansor PAC Bener, sahabat Damanhuri. Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi dari PAC untuk melakukan perapian dan penginputan data kader di tingkat kecamatan dan […]

  • Di rumah mengajarlah!

    Di rumah mengajarlah!

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Di rumah mengajarlah! Apa yg dibutuhkan masyarakat kalian kaji. Ilmu itu meskipun dibagikan tidak habis, tidak seperti uang. Jika kalian mau mengamalkn ilmu, niscaya akan diberi kefahaman ilmu2 yg lain. Kalian sebarkan ilmu. Masyarakat itu menunggu kalian. Dirumah jgn malas2an Dawuh Almukarom Murobi ruhiy KH. M Anwar Manshur Lirboyo yang selalu beliau tancapkan kepada santri-santrinya, […]

  • PAC Gerakan Pemuda Ansor Gebang Lampaui Batas Minimal Akreditasi

    PAC Gerakan Pemuda Ansor Gebang Lampaui Batas Minimal Akreditasi

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Proggres E-KTA Ansor ; PAC GP Ansor Gebang Lampaui Batas Minimal Akreditasi Purworejo, 18/07/2023 – Dalam semangat memajukan organisasi dan memperkuat peranannya di tingkat kecamatan, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Gebang berhasil meraih pencapaian luar biasa dengan melampaui batas minimal syarat akreditasi yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat GP Ansor. Keberhasilan ini menandai komitmen kuat […]

  • NU Purworejo Luncurkan RPU Baru

    NU Purworejo Luncurkan RPU Baru

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Agus Pracaya
    • visibility 1.243
    • 0Komentar

    Ahad, 14 Juni 2020 – Pengurus Cabang NU Kabupaten Purworejo meluncurkan Repeater Unit / RPU untuk menunjang komunikasi dan koordinasi organisasi. RPU baru ini dirancang dengan power yang lebih kuat menggantikan unit lama yang dirasakan kurang dapat menjangkau seluruh wilayah di kabupaten Purworejo. Drs Muslikhin Madiani, mewakili Pengurus Cabang, menyampaikan harapan dengan RPU baru ini […]

  • IT dan Santri di Era ‘Cyber Culture’

    IT dan Santri di Era ‘Cyber Culture’

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 1Komentar

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meluncurkan Program National Born to Control di Ruang Roeslan Abdul Gani Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (30/01/2017). Program ini diluncurkan, karena pemerintah melihat permasalahan utama dalam mengatasi ancaman di dunia siber, adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM), padahal ancaman serangan siber sangat tinggi. Langkah antisipastif terkait dunia siber itu, adalah hal […]

expand_less