Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasepuhan PRNU Mranti Memfragmenkan Pancasila dari Masa ke Masa

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
  • visibility 328
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Lomba Dekorasi Visual dan Fragmen dalam rangka menyambut Satu Abad NU yang diselenggarakan oleh MWCNU Purworejo berjalan sejak 28 Januari 2023 sampai hari ini, Senin 6 Februari 2023 bertepatan di TPQ Baitul Abidin Pengurus Ranting NU Mranti Purworejo.

Rangkaian acara dibuka dengan hangat oleh Pak H. Riyanto selaku Master of Ceremony sekaligus narator yang menyampaikan kepada segenap hadirin yakni tema fragmen, ucapan selamat datang, dan terima kasih.

Layaknya Ranting NU sebelumnya, PRNU Mranti di tempat ini dengan apik mampu menyuguhkan fragmen bertemakan “Pancasila dari Masa ke Masa”. Sepuluh kasepuhan PRNU Mranti berkesempatan tampil menjadi pemeran dalam fragmen tersebut. Diantaranya Gus Ni’am sebagai Hadhratussyekh KH Hasyim Asy’ari, dan Tim 9 digawangi Suwarno, H. Sugeng, Sholeh, Tribowo, Kasidi, Trasmaka, Fahroni, Suharto, dan Agus Hidayat.

Lantai atas TPQ Baitul Abidin malam ini digubah menjadi lebih asyik dengan background pancaran sinar LCD dan, lebih khusyuk untuk menikmati suguhan demi suguhan dialog tentang “Pancasila dari Masa ke Masa” karya PRNU Mranti. Tambah lagi, tampak pancaran wajah bahagia dan totalitas saat memerankan fragmen ini dihadapan hadirin. Semua ini adalah bukti nyata ekspresi cinta dari PRNU Mranti kepada NU yang berhasil mengawal Pancasila sebagai falsafah negara Indonesia.

Pancasila diawal kemerdekaan dimulai dari misi yang dibawa oleh Tim 9 ketika sowan ke Imam Besar KH. Hasyim Asy’ari yakni agar nantinya Pancasila menjadi pondasi kuat yang mampu mengakomodasi kemerdekaan seluruh anak bangsa, bukan hanya Islam yang merupakan umat mayoritas. Hal ini diperagakan melalui dialog yang disampaikan Gus Ni’am sebagai KH. Hasyim Asy’ari, “Pancasila wes bener miturut syariat, Ketuhanan Yang Maha Esa sejatine tauhide Islam, sampekno salamku nyang Pak Sukarno”. Sehingga tidak ada alasan bagi umat Islam untuk menolak konsep tersebut dalam Pancasila.

Dalam fragmen tersebut diceritakan pula pada rentang tahun 1957-1959, PKI melakukan penetrasi melalui faksi Pancasila dimana sedang membahas rancangan dasar negara. Namun, dasar negara yang PKI maksud hanya materialisme historis yang ateis. Ketuhanan Yang Maha Esa yang termaktub dalam sila pertama dalam Pancasila ingin diubah menjadi “Kemerdekaan Beragama” oleh PKI. Penetrasi berikutnya yakni PKI melakukan pemberontakan fisik yang menelan banyak nyawa, termasuk dari kalangan NU yang sejak awal berjuang melawan ideologi komunis tersebut.

Pancasila di era 1980-an (sebelum NU kembali ke Khittah pada 1984), NU melakukan aksi walk-out dalam parlemen saat membahas P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) pada 1978. P4 dalam penerjemahan Orde Baru ditolak oleh NU. NU dengan pandangan jernih dan sikap yang wajar (sebagaimana istilah KH Ahmad Shiddiq yang diperankan oleh Trasmaka) kemudian mendeklarasikan asas tunggal Pancasila pada Forum Munas Alim-Ulama NU 1983 di Situbondo. Dinyatakan bahwa asas tunggal Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa menghadap-hadapkan Pancasila sebagai dasar negara dan Islam sebagai agama.

Seusai tampilan fragmen, H. Sugeng menyampaikan sambutan diawali dengan salam, isti’adah, basmalah, hamdalah, mengucapkan ahlan wa sahlan bichudhurikum, dan menghaturkan permohonan maaf dalam menerima serta terima kasih kepada Tim MWCNU, Tim Juri, Muslimat, Fatayat yang telah mendukung baik moral maupun materi, dilanjut pula mendokan semoga diberi balasan ganjaran yang berlebih dari Allah Swt.

Sementara K. Nurcholis memberi sambutan dan arahan mewakili pengurus MWCNU yang hadir. Salam, muqoddimah, ucapan terima kasih atas persembahan yang memukau yaitu perjalanan Pancasila dari Masa ke Masa. “Semoga dapat menggugah dan menambah semangat kita, semoga peringatan 1 Abad NU malam ini, kita semuanya yang hadir kareken santrinya Simbah Hadhratussyekh Hasyim Asy’ari, serta maturnuwun lan pangapunten anggenipun sowan kathah kekhilafan dari segi mana saja”, pungkas K. Nurcholis.

Dalam lomba malam ini, K. Nurcholis tak lupa memperkenalkan rombongan MWCNU Purworejo dan tim juri yang hadir. Tim MWCNU Purworejo diantaranya Habib KHR. Muhammad Al Athas, K. Abdullah Bakri, K. Saefurrohman, K. Nurcholis, K. Pardiono, K. Ihsan Sobirin, Agus Pracaya, dan Mukh. Alfan Khakim. Disampaikan pula para juri profesional dari Dewan Kesenian Purworejo (DKP) yakni Bramantio (Wakil Ketua DKP/ Pelukis), Achmad Fajar Kholik (Sekretaris DKP/ Pemain Teater) dan Mahestya Andi Sanjaya (Anggota DKP/ Penggiat Pantomim).

(Alfan Hakim)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah ke-75 Fatayat NU Purworejo: Momentum Kaderisasi dan Kebangkitan Perempuan Nahdliyin

    Harlah ke-75 Fatayat NU Purworejo: Momentum Kaderisasi dan Kebangkitan Perempuan Nahdliyin

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 175
    • 4Komentar

    PURWOREJO – Harlah ke-75 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo bukan sekadar peringatan seremonial. Di balik gegap gempita acara yang digelar di GOR Sarwo Edhie Wibowo, Kamis (1/5/2025), terselip pesan penting: penguatan kader perempuan muda NU dan konsolidasi organisasi sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa dan daerah. Diikuti ribuan kader dari 16 Pimpinan Anak Cabang […]

  • Ikrar Kesetiaan NKRI

    Ikrar Kesetiaan NKRI

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Bayan, ansorpurworejo.org Melihat perkembangan jaman semakin “konyol”, kita sama-sama melihat, mendengar dari pemberitaan-pemberitaan yang juga membuat “miris” para orang tua, ada orang-orang yang menyakiti diri saja itu dianggap Jihad, menganggap orang yg berbeda pendapat/pemahamannya dianggap Kafir, sehingga “halal” disakiti bahkan dibunuh. Bahkan bisa dirasakan betapa resahnya kita akan generasi-generasi muda yang semakin “ngawur” cara berpikir […]

  • Perkuat Kolaborasi, PC GP Ansor Purworejo Audiensi dengan Bupati

    Perkuat Kolaborasi, PC GP Ansor Purworejo Audiensi dengan Bupati

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 186
    • 2Komentar

    Purworejo, — Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo memperkuat komitmen kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui audiensi bersama Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti, SE, di rumah dinas bupati, Jumat (28/11/2025). Audiensi dipimpin langsung Ketua PC GP Ansor Purworejo, H Muhammad Tashilul Manasik, S.Pd., M.Si, bersama jajaran pengurus harian. Dalam kesempatan itu, Ansor […]

  • Rr. Farida, Penyuluh Agama Islam yang Menginspirasi: Produktif Susun Puluhan Buku Panduan Keagamaan dan Kitab Arab Pegon

    Rr. Farida, Penyuluh Agama Islam yang Menginspirasi: Produktif Susun Puluhan Buku Panduan Keagamaan dan Kitab Arab Pegon

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 121
    • 1Komentar

    Purworejo – Sosok Rr. Farida, penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, menjadi inspirasi di tengah masyarakat atas dedikasinya dalam dunia pendidikan keagamaan. Sebagai pengasuh Majelis Taklim Ziyadatul Hikmah dan Madrasah Diniyyah Al-Hikmah, beliau telah menyusun lebih dari 20 buku panduan keagamaan, termasuk kitab-kitab berbahasa Arab Pegon yang kini digunakan oleh banyak majelis taklim dan […]

  • Bincang 1 Tahun LBH Ansor Purworejo

    Bincang 1 Tahun LBH Ansor Purworejo

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 791
    • 1Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum Ansor telah cukup lama berkiprah di tengah masyarakat. Begitupun, LBH PC GP Ansor Kabupaten Purworejo yang di nahkodai Sahabat Muzayyin. Berikut hasil bincang-bincang tim media Ansor dengan beliau. Sebenarnya LBH Ansor itu bergerak di bidang apa?LBH Ansor Purworejo dibentuk sebagai lembaga yang khusus bergerak dan berkiprah dibidang hukum, terkhusus lagi sebagai lembaga […]

  • Kegiatan Pembacaan Al-Barjanji oleh Ansor Kecamatan Bagelen dalam Rangka Maulid Nabi 1446 H

    Kegiatan Pembacaan Al-Barjanji oleh Ansor Kecamatan Bagelen dalam Rangka Maulid Nabi 1446 H

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bagelen, 6 September 2024 – Dalam rangka memperingati bulan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 H, Ansor Kecamatan Bagelen, Purworejo, mengadakan kegiatan pembacaan Al-Barjanji secara rutin. Acara ini menjadi salah satu tradisi yang sangat dihargai oleh masyarakat setempat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Pembacaan Al-Barjanji: Tradisi dan Makna Al-Barjanji adalah salah […]

expand_less