Breaking News
light_mode
Trending Tags

IPPNU Gebang Adakan Tasyakuran dan Sarasehan Peringati Harlah IPPNU ke 66

  • account_circle Pelajar NU Gebang
  • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
  • visibility 1.129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAC IPPNU Kecamatan Gebang melaksanakan kegiatan tasyakuran sekaligus sarasehan bersama senior IPPNU, dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pakem  Gebang, yakni di kediaman Ketua IPPNU Kecamatan Gebang Rekanita Lu’luul Maknunah pada hari Selasa, 2 Maret 2021, dari pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Harlah IPPNU yang ke 66 ini mengusung tema “Kolaborasi Pelajar Merajut Persatuan Membangun Peradaban”.  Selain di hadiri oleh pengurus dan anggota IPPNU Kecamatan Gebang acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua IPNU PAC Gebang yakni Rekan Luthfiana Fachrurazi beserta beberapa jajarannya,dan dihadiri juga oleh beberapa senior IPPNU,dan senior IPNU Kecamatan Gebang.

Acara tersebut terlaksana dengan lancar dimulai dari pembukaan,berlanjut ke pemotongan tumpeng oleh ketua IPNU Kecamatan Gebang,sekaligus pemotongan roti oleh salah satu senior IPPNU yang hadir,lalu diserahkan kepada Ketua IPPNU Kecamatan Gebang sebagai simbolis ucapan selamat harlah IPPNU yang ke 66 ini. 

Dalam momentum yang baik ini,di harapkan IPPNU mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara sekaligus mampu memanfaatkan zaman yang serba canggih ini sebaik mungkin. Untuk mencapai semua itu tentu saja di butuhkan kekompakan dari semua kader,sekaligus berkolaborasi tidak terbatas hanya dengan pelajar,namun juga dengan masyarakat luas.

“Di usia IPPNU yang ke 66 tahun,yakni usia yang sudah tidak muda lagi. Harapannya semoga di usia ini menjadikan kita kader IPPNU,terkhususkan IPPNU Gebang bisa lebih baik,kreatif,inovatif,produktif,dan sekaligus mampu memberikan contoh yang baik untuk pelajar permpuan diluar sana yang belum bergabung dengan IPPNU” Ucap Ketua IPPNU PAC Gebang dalam sambutannya.

“Hidup dan menjalani organisasi ini harus didasari dengan rasa cinta,karena sekalipun badai menghantam kita,ketika kita cinta pada ikatan kita, maka kita akan tetap berlanjut dan berjuang di organisasi ini” Ucap Rekanita Cholifatunz Jannah (Senior IPPNU Kecamatan Gebang) pada saat sesi sarasehan.

Acara tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin oleh salah satu senior IPNU PAC Gebang, semoga kader-kader IPPNU senantiasa istiqomah dalam belajar dan berjuang di organisasi ini,hingga tercapai suatu ketaqwaan terhadap Allah.

  • Penulis: Pelajar NU Gebang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Zainul Arifin Pohan: Panglima Santri, Bangsawan dari Barus

    KH Zainul Arifin Pohan: Panglima Santri, Bangsawan dari Barus

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Oleh Munawir Aziz Narasi perjuangan kemerdekaan Indonesia dipenuhi oleh penguasa dan jaringan militer yang melanggengkan heroisme. Sejarah perjuangan kaum santri tidak banyak tercatat, hanya sayup-sayup terdengar. Padahal, dari rahim pesantren, terdapat Laskar Hizbullah, Sabilillah dan segenap laskar pemuda santri yang berjuang untuk kemerdekaan. Gerak juang kaum santri terpinggirkan dari panggung sejarah perjuangan Indonesia. Bagaimana sejarahnya? […]

  • Pria Sangar Bertato itu Bukan Preman

    Pria Sangar Bertato itu Bukan Preman

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ahmad Naufa
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    Pria tinggi berbadan kekar itu menuju kami. Dengan wajah yang sangar, namun masih memiliki sedikit keramahan. Ia menyalami. Di pergelangan tangannya yang berotot, tampak jelas tato besar yang sulit dihapus. *** Di zaman kecil dulu, jika melihat pemandangan seperti ini, saya tidak butuh narasi banyak untuk langsung menjustifikasinya sebagai orang yang tak terhormat: preman. Tapi […]

  • Ibadahnya Ahli Maksiat | KH. Khabib Anwar Ketua PC GP Ansor Purworejo Play Button

    Ibadahnya Ahli Maksiat | KH. Khabib Anwar Ketua PC GP Ansor Purworejo

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Kali ini JTG 8 masih bersama KH. Khabib Anwar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo membahas tentang “Orang Yang Masih Suka Maksiat, Tapi Juga Punya Keinginan Untuk Beribadah”

  • Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bagelen, 29 Januari 2025 – Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (HARLA NU) yang digelar di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bagelen berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Acara ini dihadiri oleh seluruh Badan Otonom (BANOM) NU se-Kecamatan Bagelen, menunjukkan kekompakan dan soliditas warga Nahdliyin dalam merayakan hari bersejarah bagi organisasi Islam […]

  • Peduli Korban Bencana, MWCNU Loano Serahkan Donasi Rp4 Juta ke LazisNU Purworejo

    Peduli Korban Bencana, MWCNU Loano Serahkan Donasi Rp4 Juta ke LazisNU Purworejo

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Purworejo – Pengurus Majelis Wakil Cabang ( MWC ) Nahdlatul Ulama Kecamatan Loano menyalurkan donasi kemanusiaan Sumatera sebesar Rp. 4.050.000 melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LazisNU) PC NU Kabupaten Purworejo, Rabu (24/12/2025). Donasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua MWC NU Kecamatan Loano, Bapak Kyai Ahmad Syukri beserta rombongan dan diterima oleh […]

  • Riyadloh Badaniyah Melalui Banser

    Riyadloh Badaniyah Melalui Banser

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Muhammad Hidayatullah
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Sore tadi diajak diskusi bersama Ansor Kota dan diminta untuk me-refleksikan sedikit sejarah Ansor. Mengutip terminologinya Gus Gendoel Phothol , tak ubahnya pijat refleksi, halaqoh ini juga bentuk ikhtiar memijat kepala, hati dan semua anggota tubuh, yang mungkin capek, lelah dan sudah kaku semua, agar kembali fresh dan prima untuk kembali bergerak dalam perjuangan. Menemani […]

expand_less