Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo Periode 2019 – 2024 resmi dilantik, Ahad 19 Januari 2020 di Komplek Pondok Pesantren Nuril Anwar, Maron, Loano, Purworejo.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PBNU, K.H. Dr. Marsudi Syuhud menyampaikan bahwa Kader NU jangan sampai inferior dan tidak percaya diri.

“Yang diurusi NU itu banyak sekali. Dari sebelum lahir hingga meninggal selalu ngundang kyai NU. Hal ini karena ustadz-usyadz NU kurang membicarakan atau mengenalkan NU di majelis-majelisnya”, terang beliau.

“Sebab itu, nanti kalau menyusun program harus disesuaikan dengan kebutuhan anggota, bangsa dan masyarakat kita. Kalau tidak sesuai, meski sebagus apapaun, nanti mereka tetap akan mengatakan NU tidak ngapa ngapain”, lanjut Kyai Marsudi.

Sementara itu Rois Suriah PWNU Jawa Tengah, K.H. Ubaidillah Shodaqoh berpesan bahwa warga Nahdlatul Ulama harus bergerak.

“Nahdloh itu bergerak. Kalau tidak mau bergerak dan malas-malasan itu berarti Sukutul Ulama. Kalau ada pengurus harian kok datangnya seminggu sekali, ya panggil saja pengurus mingguan. Kok ada pengurus ketika ditugaskan banyak alasan, ini perlu di pertanyakan ke NU annya”, terang Kyai Ubaid.

Rencananya, Pengurus PCNU Kabupaten Purworejo Masa Khidmah 2019-2024 yang dilantik oleh Ketua PBNU, K.H. Dr. Marsudi Syuhud akan melaksanakan Muskercab esok hari di arena yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here