Artikel

Gus Ahil: Gus Menteri Memikirkan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Indonesia

Keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia yang membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia pada tahun ini menimbulkan polemik. Siaran pers yang dilakukan oleh Menteri Agama, H Yaqut Cholil Qoumas tersebut langsung mendapatakan banyak pendapat baik yang pro maupun kontra.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pembatalan ini disebabkan karena masih dalam kondisi pandemi covid-19 dan pemerintah Arab Saudi belum mengundang pemerintah Indonesia untuk pembahasan keberangkatan ibadah haji. Bahkan, Gus Yaqut juga sudah menegaskan kalau uang jamaah haji aman dan adanya isu Indonesia memiliki hutang biaya haji adalah hoax.

Polemik yang disebabkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sangat disesalkan oleh Gus Ahil, sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Purworejo.

“Masyarakat harus mau berfikir jernih dan jangan asal percaya isu yang berkembang. Yang dipikirkan oleh Gus Menteri bukan hanya masalah adanya kuota dan tidak ada kuota, tapi lebih ke segala sesuatu yang mesti dipersiapkan secara matang. Ini juga demi masyarakat Indonesia”, tegasnya.

Masih menurut Gus Ahil, dengan persiapan yang tidak matang justru akan menjadikan masalah baru yang bisa membahayakan orang banyak.

“Apalagi ibadah haji ini kan masih dalam situasi covid yang saya yakin nanti akan ada beberapa perlakuan dan panduan tekhnis yang sangat khusus. Butuh persiapan yang lebih. Jika pengumuman kuota mendadak tentu akan menyulitkan bagi panitia haji yang berjibaku untuk memberikan pelayanan terbaik”, tambahnya.

Menurut Gus Ahil, ibadah haji ini rukun islam yang berbeda dibanding yang lain, karena ada embel-embel ‘bagi yang mampu’.

“Mampu ini tidak bisa hanya dimaknai mampu secara biaya, melainkan juga kemampuan yang lain misalnya saja dimampukan kesehatan badannya. Kalau memang masih banyak madhorotnya tidak perlu kita memaksakan diri melakukan ibadah yang malah akan membawa ke dalam hal yang berbahaya.”

“Jadi, sekali lagi mari jangan mudah termakan hasutan orang-orang yang memang tidak ingin Indonesia ini adem ayem. Semuanya demi penyelenggaraan ibadah haji yang aman dan juga nyaman. Poinnya adalah demi kemaslahatan masyarakat Indonesia. Jangan saling menyalahkan, mari saling mendoakan agar kita segera terlepas dari pandemi dan bisa beribadah dengan maksimal seperti sedia kala.”, pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top