Breaking News
light_mode
Trending Tags

Urgensi Media Sosial dan Penyusunan Database

  • account_circle Muhammad Hidayatullah
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 873
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Berapa sih sebenarnya jumlah kader Ansor?”, pertanyaan seperti ini jamak ditanyakan oleh berbagai pihak dan tak pernah mampu kita jawab dengan lugas. Sebabnya, karena kita memang belum memiliki datanya secara pasti. Diakui atau tidak.

Menyusun database telah lama menjadi ‘angan-angan’ organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Rescue Ministries menulis artikel tentang topik ini di situsnya. Urusan kok nggak jadi-jadi, setidaknya disebabkan dua hal. Pertama, jumlah jamaah NU yang sangat besar, kalau boleh bicara soal KARTANU saja, artinya yang sudah didata oleh NU telah menyentuh 100 juta orang dari 250 juta penduduk Indonesia. Belum lagi, anggota kulturalnya yang jauh lebih banyak. Dan yang Kedua, kader NU di daerah masih maju-mundur kalau berurusan dengan tekhnologi.

Bicara penyusunan database bukan sebatas mencari angka pasti berapa pendaftar KTA Ansor atau KTA NU seperti pertanyaan diatas. Jika hanya angka-angka, tak banyak berarti kecuali sebatas untuk urusan kontestasi ke kontestasi. Lebih daripada itu, menyusun database berarti membangun basis data untuk ‘modal’ menentukan ‘arah gerak’ organisasi. Urusannya bukan main-main.

Selama ini, organisasi-organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama memang cenderung ‘memilih rutinitas’ untuk jadi program utama. Pengajian rutin, selapanan rutin, mujahadah rutin, pengkaderan rutin dan seterusnya. Rutinnya sama sekali tidak buruk jika dimaknai sebagai ‘keistiqomahan’. Tapi jika yang dimaksud rutin adalah ide-ide yang sama, pola-pola yang sama, dan gerakan yang sama bisa jadi tidak akan selamanya baik. ‘Al Muchafadhotu ‘ala qodimis sholih, wal achdzu bil jadidil ashlah‘ adalah sebuah jembatan yang mampu membuat NU tidak tergerus zaman. Mempertahankan yang lama yang baik, dan mengambil yang baru yang lebih baik. Sudah semestinya keduanya dilaksanakan. Urusan menjaga tradisi mesti diimbangi dengan kemampuan mengikuti perkembangan zaman. Jangan dikit-dikit pesimis, toh kader NU sebenarnya juga tak melarat-melarat amat untuk mampu membeli android dan paketan, juga tak gaptek-gaptek amat untuk mengoperasikan sistem android maupun iphone. Ini kan juga bagian dari perkembangan zaman yang sudah para sahabat jalankan.

Pertanyaan saya sederhana, apakah perkembangan zaman yang sudah di tangan sahabat sekalian terseebut sudah di NU kan seperti raga jiwa dan batiniyah kita? Saya tak menyangsikan ke NU an sahabat-sahabat, hujan badai dan terjangan ombak tak akan mampu menghalangi kita dari acara-acara NU. Tapi ketika berbicara dunia tekhnologi, dunia digital, dunia internet dan kemajuan zaman, kenapa kanal-kanal facebook, twitter, instagram yang sebenarnya setiap hari sahabat sekalian pegang, sepi dari NU dan kalah jumlah dengan minhum yang hanya seukuran Jakarta jika dibanding Indonesia Raya?

Maka langkah pertama yang bisa sahabat lakukan adalah mulai meramaikan kanal-kanal Ansor yang kita miliki. Kita? Iya, sekali lagi ini milik kita bersama dan tanggung jawab para sahabat sekalian dari tingkat PC hingga Anak Ranting untuk membesarkannya. Follow, Like, ajak anak, ajak istri dan ajak sahabat yang lain untuk melakukannya. Sebar di grup-grup Kecamatan hingga ranting. Ramaikan bersama-sama. Jangan bilang tidak tahu karena sekarang juga saya kasih link-linknya.

Ini facebooknya: https://facebook.com/pcansorpurworejo
Ini instagramnya: https://instagram.com/ansorpurworejo
Ini twitternya: https://twitter.com/ansorpurworejo

Tidak sebatas syiar, kemajuan tekhnologi sebenarnya juga memberikan kesempatan kepada kita untuk menyusun database yang lebih baik, seperti yang sedari awal telah kita bahas. Mengapa perlu dilakukan penyusunan database? Ya, agar kita tahu betul potensi organisasi kita. Kasus sederhananya, karena Anda tidak tahu kalau sebagian besar anggota Anda adalah petani, maka sekonyong-konyong Ansor malah mengadakan seminar pertambangan. Kan jadi lucu.

Database yang baik akan sangat membantu dalam menentukan arah gerak organisasi kita kedepan. Mengelola 1000 kader berbeda dengan mengelola 500 kader. Mengelola 500 kader yang type nya A juga akan berbeda dengan yang typenya B. Dan itu lebih baik jika telah diketahui sejak awal. Sebab itu, database ini bukan urusan menghasilkan sesuatu untuk kepengurusan hari ini, tapi juga mengenai tapak demi tapak kepengurusan yang akan datang. Berapa rata-rata usia pengurus Ansor? Berapa jumlah kader Ansor yang sudah lulus PKL? Berapa kali ranting A telah melaksanakan PKD dan berapa sisa kadernya? Berapa kader Ansor yang petani? Berapa yang tentara? Berapa yang guru? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini akan bisa dijawab dan menjadi rumusan kebijakan jika PC mampu mengghimpun datanya dengan baik.

Melihat itu semua, kalau boleh menyederhanakan, ada dua tahap awal yang mesti segera dilaksanakan. Pimpinan Cabang menyusun pansus alias panitia khusus untuk membahas penyusunan sistem database yang mudah diakses dan dimengerti oleh kader di bawah. Yang kedua, kader Ansor PAC, Ranting hingga Anak Ranting harus mau lebih antusias lagi memanfaatkan tekhnologi untuk kemajuan organisasi. Semoga cita-cita kita ini dimudahkan. Aamiiin.

  • Penulis: Muhammad Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus PAC GP Ansor Pituruh Masa Khidmat 2022/2024 Resmi Dilantik

    Pengurus PAC GP Ansor Pituruh Masa Khidmat 2022/2024 Resmi Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    PITURUH, ansorpurworejo.org – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pituruh Masa Khidmat 2022-2024 resmi dilantik. Pelantikan ini dibawakan oleh Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Purworejo. Pada rangkaian pelantikan sekaligus bersamaan dengan pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Pituruh di Komplek MA Ma’arif NU Pituruh, Jum’at […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, PAC GP Ansor Bayan Gelar Ansor Bersholawat

    Peringati Hari Lahir Pancasila, PAC GP Ansor Bayan Gelar Ansor Bersholawat

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle admin
    • visibility 752
    • 1Komentar

    BAYAN, ansorpurworejo.org – PAC GP Ansor Kecamatan Bayan mengadakan rutinan Ansor Bersholawat, kegiatan tersebut bertempat di Desa Ketiwijayan, Kecamatan Bayan pada hari selasa malam (2/6/2021). Dengan didukung Syekhermania Anak Cabang (SMAC) Kecamatan Bayan, grup hadroh Syubbanul Musthofa dan masyarakat, kegiatan tersebut dapat terlaksana secara rutin dan bergilir dari ranting ke ranting. Dalam sambutannya, ketua PAC […]

  • Do’a Arofah ( Gus Yahya )

    Do’a Arofah ( Gus Yahya )

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kang Parmin (bukan nama sebenarnya) baru saja bertobat. Menurut pengakuannya sendiri, ia sudah terbiasa berzina sejak umur 15 tahun. Di usia 50-an, ia menyesali perjalanan hidupnya. Ia mencari pengampunan. Untuk itu ia mendaftar haji dan menyerahkan dirinya ke bawah bimbingan KBIH Al Ibriz dari pesantren kami. Kepada Kyai Chamil, pembimbing Al Ibriz yang bertugas tahun […]

  • Konvoi 10 Bus, MWC NU Purworejo Gelar Ziarah Perkuat Aswaja dan Sambut 100 Tahun Nahdlatul Ulama

    Konvoi 10 Bus, MWC NU Purworejo Gelar Ziarah Perkuat Aswaja dan Sambut 100 Tahun Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Purworejo – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Purworejo selenggarakan ziarah aulia dan ulama Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Ahad (28/08). K. Muh. Farchan Sulistyanto selaku ketua Panitia Ziarah menyampaikan kegiatan ini ditujukan untuk mempererat hubungan jamaah Nahdlatul Ulama baik yang kultural dan struktural serta dengan tokoh yang diziarahi. “Ziarah sebagai bagian dari […]

  • Hari-Hari Dibolehkannya Berkurban pada Hari Raya Idul Adlha

    Hari-Hari Dibolehkannya Berkurban pada Hari Raya Idul Adlha

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Hari Raya Idul Adlha merupakan salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain menjadi peringatan atas ketaatan Nabi Ibrahim yang siap mengorbankan putranya atas perintah Allah, Idul Adlha juga melibatkan pelaksanaan ibadah kurban. Ibadah kurban ini dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu sebagai bentuk pengorbanan dan kepatuhan kepada Allah. Namun, ada beberapa hari […]

  • Banser Lugu vs Banser Disiplin

    Banser Lugu vs Banser Disiplin

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Menjadi tempat digelarnya Muktamar NU ke-28, 1989, seantero kawasan Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, ditutup dan disterilkan dari segala jenis kendaraan. Bahkan jalan kampung di depan rumah Kyai Attabik Ali pun dipalang dan dijagai banser sepanjang waktu untuk mencegah kendaraan lewat, karena jalan itu membelah komplek pesantren. Banser-banser penjaga palang jalan itu kaget ketika ba’da […]

expand_less