Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dahsyatnya Makna Kata “Dulimu” pada Mars Yalal Wathan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
  • visibility 1.991
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Siapa datang mengancammu
‘Kan binasa di bawah dulimu!”

Jakarta, LD-PBNU – Kalimat di atas adalah penggalan dari mars Yalal Wathan. Sebuah mars yang hingga saat ini tetap berkumandang di kalangan Nahdlatul Ulama. Mars ini diciptakan oleh KH Wahab Hasbullah. Pesan dari mars ini adalah untuk membakar semangat nasionalisme bangsa Indonesia waktu itu.

Mars Yaalal Wathan ini juga dikenal dengan Syubbanul Wathan (pemuda cinta tanah air). Benih-benih cinta tanah air ini akhirnya bisa menjadi energi positif bagi rakyat Indonesia secara luas sehingga perjuangan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi pergerakan sebuah bangsa yang cinta tanah airnya untuk merdeka dari segala bentuk penjajahan.

Di era saat ini, banyak terjadi kesalahan persepsi terkait kata dalam mars tersebut. Salah satunya yang asing adalah kata “Dulimu” dalam penggalan syair “Siapa datang mengancammu ‘Kan binasa dibawah dulimu!”. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ada yang keliru mengucap Kata “Dulimu” menjadi “Durimu”. Tentunya jika digabungkan maka akan bermakna jauh dan maksud dari mars ini diciptakan oleh Mbah Wahab.

Praktisi Linguistik Jombang Khoirul Hasyim, kata “Dulimu” ini merupakan serapan dari bahasa melayu. ‘Duli’ ini termasuk bahasa klasik. Dan tidak banyak orang yang menggunakan kata ‘Duli’ ini. Pada waktu itu hanya orang-orang tertentu saja yang menggunakan kata ini.

“Kata Duli ini pada waktu itu hanya digunakan oleh Para ilmuwan, sastrawan, bangsawan. Sebab kata ‘duli’ tidak bisa disematkan kepada sembarang kata, terkecuali kepada sesuatu yang begitu besar, istimewa,” terang Pengajar Bahasa di STKIP Jombang ini.

Kata ‘Duli’ ini merupakan bahasa melayu, kata kehormatan yang hanya dipakai apabila berkata kepada raja atau berbicara tentang raja. Seperti sebutan Baginda.

“Di era itu sangat tinggi sekali ilmu bahasa yang dimiliki oleh Mbah Wahab, terbukti dengan menggunakan kata Duli dalam Mars Ya Lal Wathon,” ujarnya.

Lantas apa arti dari kata “Dulimu” dalam mars Ya Lal Wathon. Menurut Hasyim, ada dua makna dalam kata Duli ini, yakni debu dan kaki. Keduanya berjenis Nomina.

Lebih jauh Hasyim menjelaskan, jika yang dimaksud ‘Kan Binasa di bawah dulimu’ maka makna ‘Duli’ merupkan objek yang memiliki fungsi sebagai alat. Singkatnya, bahwa ‘Duli’ harus merepresentasikan makna alat yang melekat pada verba yang membinasakan sebab terjadinya binasa bermakna hancur lebur (hancur sehancur-hancurnya).

Dari peran yang dimiliki ‘duli’ dapat dipastikan ia bermakna ‘kaki’. Mengenai siapa dan apa ‘kaki’ yang dimaksud tersebut, tinggal dilakukan perikan lagi, siapakah peyangga -NKRI-. Sebab sufiks ‘-mu’ mengikatkan ‘duli’ kepada subjek yang melakukan peran aksi sebagai agen.

“Barangkali, yang ndek-ndek an ini dapat menjadi awal penyadaran kembali tentang berakibat menjadi ‘binasa di bawah dulimu,” pungkasnya. (Fqh)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor Peduli Purworejo Gencarkan Gerakan Peduli Sahabat

    Ansor Peduli Purworejo Gencarkan Gerakan Peduli Sahabat

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 683
    • 0Komentar

    PC GP Ansor Kabupaten Purworejo baru saja mengadakan Rapat Kerja Tahunan pada hari Ahad (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Kalimiru, Bayan, Purworejo. Dalam rapat kerja cabang tersebut di bahas berbagai macam program kerja Ansor selama satu tahun kedepan, salah satunya adalah program-program dari Lembaga Sosial. Sidang komisi lembaga sosial sendiri menghasilkan beberapa program strategis […]

  • Sahabat Miftahuzaman: Islam Masuk Ke Indonesia Melalui Pendekatan Budaya

    Sahabat Miftahuzaman: Islam Masuk Ke Indonesia Melalui Pendekatan Budaya

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Muhammad Hidayatullah
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Departemen Seni Budaya PC GP Ansor Kabupaten Purworejo bersama dengan Tim Media Ansor se Kabupaten Purworejo melakukan kunjungan edukasi ke Museum Tosan Aji Kabupaten Purworejo pada Minggi (21/11). Wakil Ketua PC GP Ansor Bidang Seni Budaya, Sahabat Miftahuzzaman menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bertujuan untuk mendekatkan generasi milenial dengan sejarah bangsanya. “Penting bagi kita untuk […]

  • GP Ansor Kedungpomahan Wetan Kemiri Sukses Gelar Rapat Anggota untuk Pergantian Kepengurusan

    GP Ansor Kedungpomahan Wetan Kemiri Sukses Gelar Rapat Anggota untuk Pergantian Kepengurusan

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle PAC Kemiri
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Purworejo, 1 Juli 2023 –  Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Desa Kedungpomahan Wetan, Kecamatan Kemiri, Purworejo sukses menggelar rapat anggota guna melakukan pergantian kepengurusan. Rapat anggota ini merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkatan ranting/desa, dan bertujuan untuk mencetuskan kepengurusan baru setelah habisnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya. Sabtu (01/07) Acara yang berlangsung di Gedung NU Desa […]

  • Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Brondong Gelar Bakti Sosial Pembangunan Masjid “Darul Muttaqin”

    Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Brondong Gelar Bakti Sosial Pembangunan Masjid “Darul Muttaqin”

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Brondong, 21 Juli 2023 – Pada hari Jum’at tanggal 21 Juli 2023, Gerakan Pemuda Ansor Desa Brondong menggelar sebuah acara Bakti Sosial yang bertujuan untuk pembangunan Masjid “Darul Muttaqin” yang terletak di Dukuh Pecira, Dusun Sudatan, Desa Brondong, Kecamatan Bruno. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh beberapa Pengurus Harian GP. Ansor Desa Brondong, termasuk […]

  • PBNU Lepas 37 Rombongan Bus Mudik Gratis

    PBNU Lepas 37 Rombongan Bus Mudik Gratis

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Jakarta, NU OnlineLembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) mengajak ribuan peserta mudik bareng NU berdoa sebelum keberangkatan 37 bus yang mengantarkan mereka ke pelbagai kota di Jawa. Mereka berdoa bersama agar perjalanan berlangsung lancar tanpa kendala. Sementara sambutan disampaikan oleh Ketua PBNU KH Abdul Mannan Ghani, Ketua LTM PBNU H Mansur Syairozi, […]

  • Ketua PC Ansor Purworejo, Silahturahmi PAC Ansor Banyuurip

    Ketua PC Ansor Purworejo, Silahturahmi PAC Ansor Banyuurip

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    BANYUURIP, ansorpurworejo.org – Ketua PC Ansor Purworejo Khabib Anwar Dahlan, didampingi sekretaris PC Purworejo Tashilul Manasik untuk bersilahturahmi ke Ketua PAC Banyuurip Miftahuzaman, Selasa, 06/10/2020. Silaturahmi ini bertujuan untuk menyampaikan poin-poin hasil dari Konferensi Besar. Salah satu poin yang disampaikan yaitu terkait kaderisasi anggota baik ansor maupun banser, dikarena sedang masa pandemi covid-19 untuk kaderisasi […]

expand_less