Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dahsyatnya Makna Kata “Dulimu” pada Mars Yalal Wathan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
  • visibility 2.231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Siapa datang mengancammu
‘Kan binasa di bawah dulimu!”

Jakarta, LD-PBNU – Kalimat di atas adalah penggalan dari mars Yalal Wathan. Sebuah mars yang hingga saat ini tetap berkumandang di kalangan Nahdlatul Ulama. Mars ini diciptakan oleh KH Wahab Hasbullah. Pesan dari mars ini adalah untuk membakar semangat nasionalisme bangsa Indonesia waktu itu.

Mars Yaalal Wathan ini juga dikenal dengan Syubbanul Wathan (pemuda cinta tanah air). Benih-benih cinta tanah air ini akhirnya bisa menjadi energi positif bagi rakyat Indonesia secara luas sehingga perjuangan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi pergerakan sebuah bangsa yang cinta tanah airnya untuk merdeka dari segala bentuk penjajahan.

Di era saat ini, banyak terjadi kesalahan persepsi terkait kata dalam mars tersebut. Salah satunya yang asing adalah kata “Dulimu” dalam penggalan syair “Siapa datang mengancammu ‘Kan binasa dibawah dulimu!”. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ada yang keliru mengucap Kata “Dulimu” menjadi “Durimu”. Tentunya jika digabungkan maka akan bermakna jauh dan maksud dari mars ini diciptakan oleh Mbah Wahab.

Praktisi Linguistik Jombang Khoirul Hasyim, kata “Dulimu” ini merupakan serapan dari bahasa melayu. ‘Duli’ ini termasuk bahasa klasik. Dan tidak banyak orang yang menggunakan kata ‘Duli’ ini. Pada waktu itu hanya orang-orang tertentu saja yang menggunakan kata ini.

“Kata Duli ini pada waktu itu hanya digunakan oleh Para ilmuwan, sastrawan, bangsawan. Sebab kata ‘duli’ tidak bisa disematkan kepada sembarang kata, terkecuali kepada sesuatu yang begitu besar, istimewa,” terang Pengajar Bahasa di STKIP Jombang ini.

Kata ‘Duli’ ini merupakan bahasa melayu, kata kehormatan yang hanya dipakai apabila berkata kepada raja atau berbicara tentang raja. Seperti sebutan Baginda.

“Di era itu sangat tinggi sekali ilmu bahasa yang dimiliki oleh Mbah Wahab, terbukti dengan menggunakan kata Duli dalam Mars Ya Lal Wathon,” ujarnya.

Lantas apa arti dari kata “Dulimu” dalam mars Ya Lal Wathon. Menurut Hasyim, ada dua makna dalam kata Duli ini, yakni debu dan kaki. Keduanya berjenis Nomina.

Lebih jauh Hasyim menjelaskan, jika yang dimaksud ‘Kan Binasa di bawah dulimu’ maka makna ‘Duli’ merupkan objek yang memiliki fungsi sebagai alat. Singkatnya, bahwa ‘Duli’ harus merepresentasikan makna alat yang melekat pada verba yang membinasakan sebab terjadinya binasa bermakna hancur lebur (hancur sehancur-hancurnya).

Dari peran yang dimiliki ‘duli’ dapat dipastikan ia bermakna ‘kaki’. Mengenai siapa dan apa ‘kaki’ yang dimaksud tersebut, tinggal dilakukan perikan lagi, siapakah peyangga -NKRI-. Sebab sufiks ‘-mu’ mengikatkan ‘duli’ kepada subjek yang melakukan peran aksi sebagai agen.

“Barangkali, yang ndek-ndek an ini dapat menjadi awal penyadaran kembali tentang berakibat menjadi ‘binasa di bawah dulimu,” pungkasnya. (Fqh)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Purworejo Berikan Bantuan Korban Rumah Terbakar

    GP Ansor Purworejo Berikan Bantuan Korban Rumah Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • account_circle Surato
    • visibility 800
    • 0Komentar

    BAGELEN, ansorpurworejo.org – Gerakan Pemuda Ansor Purworejo memberikan bantuan kepada Sutarman Dadirejo, Bagelen yang rumahnya terbakar habis, Jum’at, 14/05/2021 . Hadir pada kesempatan tersebut dari tim Ansor Peduli PC GP Ansor Purworejo, NU Care Lazisnu Purworejo, LPBINU dan sahabat PAC GP Ansor Bagelen. Mewakili PC GP Ansor Purworejo dan Lazisnu Alfin Zidni menyampaikan turut prihatin […]

  • Dalam Rangka HUT RI KE-78: GP Ansor Loano Gelar Doa Bersama Untuk Pahlawan Kemerdekaan

    Dalam Rangka HUT RI KE-78: GP Ansor Loano Gelar Doa Bersama Untuk Pahlawan Kemerdekaan

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 75
    • 1Komentar

    LOANO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang ( PAC ) Gerakan Pemuda ( GP ) Ansor Kecamatan Loano Gelar acara Doa Bersama dan Sholawatan dalam rangka perayaan HUT RI ke-78 di Pendopo KH. Hasan Munadi, yang lebih dikenal sebagai Mbah Lakir, Desa Solotiyang Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, Pada Jumat (18/8/2023) 20.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh […]

  • GP Ansor PAC Kemiri  Adakan Rakerancab Untuk Susun Program Kedepan

    GP Ansor PAC Kemiri Adakan Rakerancab Untuk Susun Program Kedepan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 952
    • 0Komentar

    KEMIRI, (ansorpurworejo.org) – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kemiri menggelar Rakerancab (Rapat Kerja Anak Cabang) Ke-1 sesuai dengan masa khidmah 2020/2021 yang bertempat di Aula SMK NU Winong Kemiri, pada Minggu, 28/03/2021 pukul 10.09 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus PAC GP Ansor Kemiri berjumlah 75 orang, yang masing-masing perwakilan dari 25 […]

  • Kegiatan Pembacaan Al-Barjanji oleh Ansor Kecamatan Bagelen dalam Rangka Maulid Nabi 1446 H

    Kegiatan Pembacaan Al-Barjanji oleh Ansor Kecamatan Bagelen dalam Rangka Maulid Nabi 1446 H

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bagelen, 6 September 2024 – Dalam rangka memperingati bulan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 H, Ansor Kecamatan Bagelen, Purworejo, mengadakan kegiatan pembacaan Al-Barjanji secara rutin. Acara ini menjadi salah satu tradisi yang sangat dihargai oleh masyarakat setempat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Pembacaan Al-Barjanji: Tradisi dan Makna Al-Barjanji adalah salah […]

  • PAC Ansor Loano Gelar Loano Bersholawat dan Santunan Anak Yatim Peringati Tahun Baru Islam 1445 H

    PAC Ansor Loano Gelar Loano Bersholawat dan Santunan Anak Yatim Peringati Tahun Baru Islam 1445 H

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 63
    • 0Komentar

    LOANO, ansorpurworjo.org – Sabtu (5/7/2023), Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo menyelenggarakan acara Sholawatan dan Santunan Anak Yatim di halaman Masjid Darussalam, Desa Kemejing, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Acara ini merupakan rangkaian peringatan Tahun Baru Hijriyah 1445 H. Kemeriahan acara dimulai dengan pemberian santunan kepada tujuh anak yatim yang […]

  • Meneladani Mbah Imam Puro, Guru Besar Tarekat di Abad 19

    Meneladani Mbah Imam Puro, Guru Besar Tarekat di Abad 19

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 931
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Kanawi atau Khasan Banawi atau Kyai Imam Puro adalah salah satu ulama besar Purworejo yang di kenal luas di eks Karesidenan Bagelen dan Kedu, bahkan wilayah lainnya. Setiap tahunnya makam Kyai Imam Puro yang terletak di Baledono ini didatangi banyak peziarah dari berbagai wilayah di Indonesia. Karena itulah, untuk merawat kisah perjuangan […]

expand_less